WHO Terbitkan Izin Penggunaan Darurat Vaksin Sinopharm asal China



loading…

JAKARTA – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengeluarkan keputusan terkait penggunaan vaksin COVID-19 yang diproduksi oleh perusahaan farmasi asal China, Sinopharm.

Terbitnya izin atau persetujuan penggunaan darurat untuk vaksin Sinopharm bisa dikatakan menjadi momentum spesial. Mengingat ini adalah untuk pertama kali WHO memberikan persetujuan penggunaan darurat pada vaksin China untuk penyakit menular. Izin penggunaan darurat dari WHO adalah sinyal bagi regulator negara-negara bahwa produk itu aman dan efektif.

Baca Juga: Tak Bisa Mudik? Ini Tips Lebaran Aman dan Nyaman di Rumah Saja!

Keputusan untuk menyetujui vaksin Sinopharm diambil oleh kelompok penasihat teknis WHO yang bertemu sejak 26 April 2021 untuk meninjau data klinis terbaru dan praktik manufaktur vaksin.

Menurut Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, vaksin COVID-19 yang diproduksi Sinopharm kini telah diperbolehkan masuk ke dalam daftar vaksin di program penyediaan vaksin gratis bagi negara miskin dan berkembang di dunia, kolaborasi antara GAVI dan WHO, COVAX.

“Ini memperluas daftar vaksin COVID-19 yang dapat dibeli COVAX, dan memberi kepercayaan pada negara-negara untuk mempercepat persetujuan peraturan mereka sendiri dan untuk mengimpor serta mengelola vaksin,” kata Tedros, seperti dikutip dari Reuters, Senin (10/5).

Penasihat senior WHO Bruce Aylward mengatakan, terkait suplai vaksin melalui COVAX, soal seberapa banyak dosis vaksin yang akan diberikan ke program COVAX, itu akan menjadi keputusan dari pihak Sinopharm sendiri.

“Mereka berusaha memberikan dukungan yang substansial, menyediakan dosis substansial. Sementara pada saat yang bersamaan, tentu saja mencoba untuk melayani rakyat China,” tambah Bruce.

Terbitnya izin penggunaan darurat untuk vaksin COVID-19 yang mereka produksi disambut baik oleh Sinopharm. Sebab, ini menjadi pertanda jelas bahwa efikasi, keamanan dan aksesibilitas Sinopharm telah memenuhi standar internasional dari WHO.

Baca Juga:   Potret Gagah Azka yang Makin Mirip sang Ayah Deddy Corbuzier

“Ini menandakan bahwa keamanan, kemanjuran, dan aksesibilitas vaksin COVID-19 Sinopharm memenuhi persyaratan standar WHO, yang akan menyumbangkan lebih banyak kekuatan China untuk perang global melawan pandemi COVID-19,” demikian pernyataan Sinopharm.

Baca Juga: Sering Berkeringat Dingin Setelah Olahraga? Awas Gejala Penyakit Jantung!

Untuk diketahui, WHO sampai sejauh ini telah memberikan persetujuan penggunaan vaksin COVID-19 yang dikembangkan oleh Pfizer-BioNTech, AstraZeneca, Johnson & Johnson, dan Moderna. Untuk vaksin COVID-19 buatan perusahaan China selain Sinopharm, yakni Sinovac Biotech, disebutkan oleh WHO bahwa kemungkinan mereka bisa mencapai keputusan tentang vaksin tersebut pada pekan depan.

(tsa)



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *