Tiba di Bumi, Empat Astronaut ini Sempat Terombang-Ambing di Laut


SpaceX berhasil memulangkan empat astronot yang bertugas di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) ke Bumi dengan selamat, meskipun sempat terombang-ambing di lautan selama beberapa jam, pada hari Minggu (2/5) lalu.

Pemulangan ini dilakukan dengan menggunakan kapsul Dragon. Para astronaut tiba di Bumi pada dini hari pukul pukul 3 pagi  dan mendarat di lautan Teluk Meksiko City, Florida  AS. 

Misi pemulangan ini sekaligus memungkasi penerbangan astronot kedua untuk perusahaan Elon Musk. Setelah berhasil dievakuasi dari Teluk Meksiko, para astronaut ini akan menjalani pemeriksaan lanjutan di Pusat Antariksa Kennedy NASA.

“Kami menyambut Anda kembali ke planet Bumi dan terima kasih telah menerbangkan SpaceX,” ujar pihak NASA melalui sambungan Radio seperti dilansir dari minggu theguardian.com (2/5).

Misi 167 hari yang diemban oleh empat astronot tersebut ternyata merupakan misi luar angkasa terlama yang diluncurkan AS. Rekor sebelumnya adalah 84 hari yang dilakukan oleh awak stasiun Skylab NASA pada 1974.

Misi pemulangan tersebut meninggalkan tujuh orang astronot di stasiun luar angkasa ISS, empat di antaranya baru saja tiba seminggu yang lalu menggunakan SpaceX.

“Earthbound!,” demikian tulis astronot Victor Glover, selaku pilot kapsul Dragon dalam cuitan twitter beberapa saat setelah meninggalkan ISS. “Selangkah lebih dekat dengan keluarga dan rumah!”

Empat astronot ini (Victor Glover, Mike Hopkins, Shannon Walker, dan Soichi Noguchi) seharusnya telah kembali ke Bumi pada Rabu (28/4) lalu, tetapi karena cuaca ekstrem yang sempat melanda Florida kala itu memaksa pihak SpaceX untuk mengurungkan niatnya demi keselamat mereka.

Pengalaman pendaratan dini hari ini adalah pengalaman pendaratan kedua yang pernah ditangani NASA setelah sebelumnya Apollo 8 juga sempat melakukan pendaratan dini hari pada 27 Desember 1968 di perairan Pasifik dekat Hawaii.

Baca Juga:   Intip Segudang Manfaat Kayu Cendana Merah

Meskipun masih dini hari, penjaga pantai dengan sigap segera memberikan pertolongan pertama kepada para astronot yang sempat terombang-ambing Teluk Meksiko ini. (The Guardian/M-2) 


/*SLIDER HEADLINE*/ $(function(){ $('.bxslider').bxSlider({ mode: 'horizontal', speed: 1500, captions: true, slideWidth: 1000, touchEnabled: false, stopAutoOnClick: true }); });

/*LAZY LOAD*/ $(function(){ $ds = $('.fadein div'); $ds.hide().eq(0).show(); setInterval(function(){ $ds.filter(':visible').fadeOut(function(){ var $div = $(this).next('div'); if ( $div.length == 0 ) { $ds.eq(0).fadeIn(); } else { $div.fadeIn(); } }); }, 7000); });

$('#x').on('click', function(e) { $('#container').remove(); });

$(function() { $(window).scroll(function() { if($(this).scrollTop()>400) { $('#Back-to-top').fadeIn(); }else { $('#Back-to-top').fadeOut();}}); $('#Back-to-top').click(function() { $('body,html') .animate({scrollTop:0},300) .animate({scrollTop:40},200) .animate({scrollTop:0},130) .animate({scrollTop:15},100) .animate({scrollTop:0},70); }); });

(function(d, s, id) { var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0]; if (d.getElementById(id)) return; js = d.createElement(s); js.id = id; js.src = "https://connect.facebook.net/en_GB/sdk.js#xfbml=1&version=v2.0"; fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs); } (document, 'script', 'facebook-jssdk'));

});





Source link

RUBRIK

close