Sokong PEN, SMF Perluas Mandat Pada 2021 Untuk Sektor Properti

OBSERVER  – Untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional (PEN) khususnya di sektor perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF di tahun 2021 ini berancang-ancang memperkuat perannya sebagai Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan melalui kegiatan bisnis di antaranya melalui optimalisasi penyaluran KPR FLPP, dukungan kepada sektor supply sektor perumahan, pengembangan pembiayaan KPR untuk masyarakat non fixed income, dan pengembangan pembiayaan mikro perumahan.

Tahun ini SMF akan mendapatkan penyertaan modal negara (PMN) dari pemerintah sebesar Rp 2,25 triliun yang bersumber dari Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara (APBN) Tahun 2021. PMN tersebut seluruhnya akan dialokasikan untuk program penurunan beban fiskal pemerintah melalui kontribusi SMF pada program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP).

Ananta Wiyogo, Dirut SMF mengatakan angka tersebut oleh SMF akan di-leverage hingga Rp 6,37 triliun melalui penerbitan surat utang, ditambah dana sebesar Rp19,12 triliun yang berasal dari Badan Layanan Umum (BLU) Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Pemerintah (PPDPP) untuk membiayai Kredit Pemilikan Rumah (KPR) program FLPP. “Sehingga total dana yang akan digulirkan kurang lebih Rp 25 triliun itu untuk memproduksi KPR program FLPP sebanyak 157.500 unit rumah dengan bunga yang ujungnya kepada tiap debitur MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) adalah fix rated 5% selama 20 tahun,” ucap Ananta pada jumpa pers virtual.

Lebih lanjut Ananta mengungkapkan bahwa dalam mendorong PEN di sektor perumahan, SMF juga merealisasikan amanat pemerintah sebagai Wakil Pelaksana Investasi kepada Perum Perumnas yang telah dilakukan tahap pertama di 2020 sebesar Rp 200 miliar dari total Rp 650 miliar, yang bertujuan untuk mendorong peningkatan kinerja perusahaan melalui sinergi, transformasi, dan reposisi peran Perumnas dalam ekosistem perumahan nasional.

Baca Juga:   Royal Kontraktor Luncurkan Peluang Bisnis Kantor Agen Properti

Selain itu, melalui perluasan mandatnya, SMF akan memperkuat fungsi dan perannya dalam mendukung peningkatan kapasitas penyaluran pembiayaan perumahan yang berkesinambungan baik dari sisi suppy dan demand. Dalam melengkapi perannya untuk memajukan ekosistem perumahan Indonesia, SMF berencana untuk menjalankan program kredit mikro perumahan yang lebih down to earth kepada masyarakat. Dalam merealisasikan hal tersebut, saat ini SMF tengah menjajaki sinergi dengan para pemangku kepentingan.

Dalam memeperluas model bisnis, SMF juga menjalin kerja sama dengan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) atau PT PII terkait penjajakan potensi penerapan skema Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) di sektor perumahan dan pemukiman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *