Terdakwa kasus dugaan pencemaran nama baik Ahmad Dhani Prasetyo mengikuti sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Surabaya, Jawa Timur, Selasa (23/4/2019). Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa dengan hukuman penjara selama 1 tahun 6 bulan penjara. ANTARA FOTO/Didik Suhartono/nz

Pelapor Kasus Ahmad Dhani Berharap Usai Bebas Dhani Kembali ke Dunia Musik

OBSERVER – Musisi Ahmad Dhani masih menjalani hukuman penjara dalam kasus ujaran kebencian. Pengadilan Tinggi Jakarta memutuskan hukuman yang dijalani Ahmad Dhani selama 1 tahun penjara. Diperkirakan dia akan bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cipinang, Jakarta pada 30 Desember 2019 mendatang.

Menanggapi hal tersebut, pelapor yang juga cucu pahlawan nasional Bernard Wilhelm Lapian, Jack Boyd Lapian berharap Ahmad Dhani tetap eksis di industri musik Indonesia. Dia juga menyarankan Ahmad Dhani untuk mengikuti sekolah politik jika ingin berkarir di dunia politik.

“Mas Ahmad Dhani cocoknya kembali ke jalur musik yang membesarkan namanya, jika masuk politik saran Jack, Ahmad Dhani minimal ‘Sekolah Partai’ dulu sebelum masuk ke dunia politik,” ujarnya kepada wartawan, Senin (23/12/19).

Jack Boyd Lapian bersama Dirjen Kebudayaan RI, Hilmar Farid.

Jack menuturkan, perbedaan pandangan dalam politik merupakan hal wajar, karena itu semboyan Bhinneka Tunggal Ika harus lebih diperkuat, bukan hanya kata-kata semata.

“Semoga setelah Ahmad Dhani keluar penjara 30 Desember 2019 dari Rutan Cipinang, Ahmad Dhani tidak lagi memprovokasi namun sebaliknya menjadi inspirasi Pancasila dan teladan bagi warganet dan generasi milenial,” Jelasnya.

Dia juga berharap dengan bergabungnya Partai Gerindra dan Ketum Prabowo Subianto yang diangkat masuk kabinet Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Pertahanan, bisa menjadi kekuatan atas berbagai perbedaan termasuk SARA dalam bingkai Pancasila, Bhinneka, NKRI dan UUD 1945.

“Dengan bergabungnya Ketua Umum Partai Gerindra Pak Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan RI, semoga perbedaan SARA menjadi kekuatan NKRI menuju Indonesia Maju” pungkasnya.