Negara G7 Sepakat Perjuangkan Target Lestarikan 30 Persen Lautan pada 2030

Memuat…

LONDONWilayah lautan menutupi lebih dari 70 persen planet kita dan menghasilkan setidaknya 50 persen oksigen Bumi. maaf, perubahan iklim, penangkapan ikan yang berlebihan, polusi plastik dan lainnya menjadi tantangan bagi sumber daya alam yang luar biasa ini.

Para Menteri Iklim dan Lingkungan G7, semua anggota setuju untuk memperjuangkan target ’30by30′, dan berkomitmen untuk menerapkan ’30by30′ di negeri mereka masing-masing.

Target global ’30by30′ adalah untuk melindungi atau melindungi setidaknya 30% dari dunia dan setidaknya 30% dari lautan dunia pada tahun 2030. Baca juga: Mabuk dan Bikin Gaduh, 6 Tentara Inggris Dilempar dari Kereta di Dekat Rusia

Pada Hari Laut Sedunia, negara-negara dari seluruh penjuru dunia telah berhutang untuk mendukung komitmen ’30by30′ yang sedang diperjuangkan oleh Aliansi Laut Globalyang Inggris yang dipimpin serta Koalisi Ambisi Tinggi untuk Alam dan Manusia. Koalisi ini diketuai bersama oleh Inggris, Kosta Rika dan Prancis.

George Eustice mengatakan, Inggris adalah pemimpin global dalam perlindungan laut dan memimpin secara internasional untuk menjamin laut yang sehat dan berkelanjutan.

“Kita harus mencapai keseimbangan dalam mendukung industri yang berkelanjutan sambil meningkatkan perlindungan bagi laut kita untuk memastikan ekosistem laut yang sehat, tangguh dan beragam, dan kita akan bekerja sama dengan berbagai pihak saat kita mengembangkan perlindungan di masa depan,” ujar Eustice.

Sementara itu, Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Owen Jenkins mengatakan,Indonesia memiliki kehidupan laut yang luar biasa, serta keanekaragaman ikan karang tertinggi di dunia.

“Sekitar 54 persen pasokan protein hewani Indonesia berasal dari ikan dan makanan laut. Dan Indonesia memiliki sekitar 10% komoditas kelautan dunia. Jutaan orang Indonesia mengandalkan laut untuk makanan, mata pencaharian, dan juga untuk rekreasi,” ujar Owen, seperti dikutip dari siaran pers Kedutaan Besar Inggris di Jakarta pada Kamis (10/6/2021).

Baca Juga:   Teroris yang Tabrak Mati Keluarga Muslim Tertawa saat Keluar dari Truk

Owen mengungkapkan bahwa Indonesia telah menunjukkan kepemimpinan dalam isu kelautan, misalnya dengan menjadi tuan rumah konferensiOur Oceanspada tahun 2018, dan dengan membentukArchipelagic and Island States Forum, di mana Kerajaan Inggris Raya adalah salah satu anggotanya.

“Pekerjaan itu telah menunjukkan perbedaan yang dibuat Indonesia ketika memimpin, pengetahuan, keahlian, dan pengalamannya dalam diskusi global ini. Saya berharap Indonesia melakukan hal yang sama dan mempertimbangkan untuk bergabung dalam janji global ’30by30′.” ujarnya.

“Dengan menjaga sumber daya laut yang penting ini memastikan kita memastikannya agar bisa dinikmati oleh generasi mendatang,” tukas Owen. Baca juga: Hari Laut Sedunia, Luhut: Laut Memilih Kita untuk Menjadi Sahabat

(ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *