Mercedes Harus Menjual Pabrik untuk Bisa Pertahankan Lewis Hamilton

Berita F1: Bos Mercedes, Toto Wolff membicarakan soal kontrak baru Lewis Hamilton. Dia bercanda dengan mengatakan harus menjual pabrik untuk bisa mempertahankan Lewis Hamilton.“Ini sangat besar. Kami harus menjual banyak inventaris. Jual sewa kembali gedung dan dapatkan uangnya,” kata Wolff disinggung mengenai kontrak Hamilton dikutip laman Reuters.Kontrak Hamilton akan berakhir pada akhir tahun ini, di mana pada saat itu pembalap berusia 35 tahun itu kemungkinan besar telah memenangkan tujuh gelar juara dunia Formula 1, menyamai rekor Michael Schumacher sebagai pebalap tersukses dalam ajang F1.Wolff dan Hamilton sendiri belum duduk untuk membahas detail-detail mengenai kesepakatan baru di musim yang sempat terganggu oleh pandemi virus corona (COVID-19), tetapi waktu terus berjalan. Bak gayung bersambut, kemitraan antara keduanya kemungkinan masih akan terus berjalan.Mereka masih ingin mencetak lebih banyak rekor bersama dalam ajang jet balap darat ini sejak dimuainya era hibrida turbo V6 pada tahun 2014. Jika rekor kemenangan besar legenda Ferrari, Michael Schumacher yang ke-91 tampaknya merupakan target yang mustahil, Hamilton mungkin sekarang bisa melampaui 100 kemenangan ditambah gelar juara dunia kedelapan, yang bukan tidak mungkin untuk diraih.“Dalam 10 atau 20 tahun kami akan melihat ke belakang dan benar-benar mengakui betapa istimewanya dia,” kata Wolff. Mercedes, sementara itu, berada di ambang menjadi tim pertama yang memenangkan tujuh gelar konstruktor berturut-turut. Hamilton, yang telah bersama Mercedes sejak 2013, dilaporkan telah menghasilkan 40 juta pound (Rp767 miliar) per setahun.Namun, pandemi telah mengubah lanskap keuangan bahkan untuk perusahaan terbesar. Namun, sang juara tahu tidak ada tim lain yang bisa memberikan apa yang diinginkannya, dan tidak ada tim lain yang akan merasa seperti keluarga seperti yang dilakukannya bersama Mercedes.“Saya tidak berpikir saya berada di puncak (karier) saya. Saya pasti berada di area yang baik, tetapi saya masih ingin terus balapan. Saya tidak tahu berapa lama lagi itu akan terjadi,” kata Hamilton kepada televisi Sky Sports.“Ini adalah periode waktu di mana saya harus perlahan-lahan memikirkan apa yang akan terjadi di masa depan. Yang bisa saya katakan adalah saya berencana untuk berada di sini tahun depan.” Artikel Tag: Mercedes, Lewis Hamilton

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *