Mahathir ke Sanna Marin: Pertimbangkan Nasihat Orang Tua

OBSERVER – Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad, yang merupakan perdana menteri tertua di dunia yang hingga kini masih aktif menjabat, punya nasihat untuk Perdana Menteri Finlandia yang baru terpilih, Sanna Marin yang merupakan perdana menteri termuda di dunia.

Mahathir mengatakan, akan lebih baik jika Marin meminta nasihat “dari orang tua.”

“Meski kami percaya pada idealisme orang muda, penting sekali bagi mereka untuk mempertimbangkan nasehat orang tua,” kata Mahathir, saat diwawancarai Reuters, Selasa (10/12/19).

“Maka akan ada kombinasi dari keduanya. Dan itu akan bagus.”kata perdana menteri yang berusia 94 tahun itu.

Marin, yang kini baru berusia 34 tahun adalah kandidat satu-satunya untuk posisi terpenting di pemerintahan Finlandia setelah Antti Rinne mengundurkan diri.

Rinne mundur usai partai dalam koalisi yang berkuasa di Finlandia menjatuhkan mosi tidak percaya terhadap Rinne.

Diketahui, karier Marin di dunia politik Finlandia meroket sejak menjadi ketua dewan kota di kota asalnya, Tempere, saat baru berusia 27 tahun.

Sedangkan Mahathir, secara tak terduga memimpin oposisi memenangkan pemilu pada Mei tahun lalu.

Ini adalah kali kedua Mahathir menjabat sebagai perdana menteri. Sebelumnya Mahathir menjadi perdana menteri selama 22 tahun, dari 1981 hingga 2003.

Baca Juga :   Trump Berikan Kewenangan CIA Lancarkan Serangan Dengan Pesawat Tanpa Awak

Ishwari Kyandra

Life can give everything to whoever tries to understand and is willing to receive new knowledge.

Next Post

Tol Layang Japek, Jokowi: Semua Lancar Bisa Urai Kemacetan

Thu Dec 12 , 2019
OBSERVER – Presiden Joko Widodo menyebutkan keberadaan dan beroperasinya jalan tol layang Jakarta-Cikampek (Japek) berpotensi mengurangi tingkat kemacetan hingga 30 persen. “Kita harapkan kemacetan di jalur ini bisa berkurang 30 persen. Ini bisa mengirit BBM,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat meresmikan jalan tol layang Jakarta-Cikampek Km 38, Kabupaten Bekasi, […]

Observer Indonesia

+62 853 1818 0488
error: Content is protected !!