Listrik Melonjak Nikita Mirzani Pun Beranjak Protes

OBSERVER – Nikita Mirzani kembali mengumbar amarahnya melalui media sosial. Kali ini, ia mengungkapkan kekesalannya kepada PLN.

Nikita melayangkan protes karena tagihan listriknya melonjak dari rata-rata Rp4 juta atau Rp5 juta per bulan menjadi Rp26 juta per bulan.

“Udah berbulan-bulan bayar listrik normal dan gak pernah telat. Selalu bayar Rp4 juta atau Rp5 juta paling besar. Lah tiba-tiba ini disuruh bayar Rp19 juta. Sekarang datang lagi tagihan Rp26 juta,” ujar Nikita Mirzani dalam unggahan akun Instagramnya, Selasa (03/12/19).

Vice Presiden Public Relation PT PLN (Persero), Dwi Suryo Abdullah buka suara terkait keluhan Nikita Mirzani. Ia meminta perempuan 33 tahun itu agar mendatangi langsung kantor PLN untuk menanyakan data tagihan listrik.

“Sebaiknya, kalau berkenan pelanggan tersebut datang saja ke kantor PLN menanyakan apakah tagihannya sudah benar atau ada kesalahan,” ujar Dwi, Rabu (04/12/19).

Daripada mengunggah di media sosial, imbuh Dwi, tagihan listrik yang membengkak sebaiknya dikomunikasikan langsung kepada pihak yang bersangkutan.

“Siapa tahu tagihan itu benar, kan malah malu sendiri,” tegas Dwi.

Tagihan listrik, menurut dia, bisa saja naik jika memang pemakaiannya banyak. “Kan meter kWh yang dipasang mengukur energi yang digunakan. Ketika menggunakan sedikit tentu diukurnya sedikit. Begitu pula sebaliknya, ketika digunakan besar akan mengukur lebih banyak. Identik dengan timbangan.” pungkasnya.