Kurang Peminat, Royal Enfield Hengkang Dari Vietnam

OBSERVER – Pabrikan sepeda motor asal India, Royal Enfield, mengumumkan mereka akan ‘angkat kaki’ dari Vietnam setelah empat tahun terakhir penjualannya mengalami kelesuan.

Al Naboodah International Vietnam Co., Ltd, perusahaan yang bertanggung jawab untuk mengimpor dan mendistribusikan sepeda motor Royal Enfield ke pasar Vietnam, mengumumkan keputusan tersebut sebagai akibat dari target penjualan yang tidak terpenuhi dan kinerja pasar yang mengecewakan, seperti dikutip dari Rideapart, Selasa (6/4/2021),

Perusahaan menjelaskan sepeda motor Royal Enfield didatangkan langsung dari India, sehingga mereka tidak menikmati keringanan pajak serupa dengan yang diimpor dari Thailand, seperti Honda, Ducati, dan Kawasaki.

Selain itu, penggemar sepeda motor Vietnam ternyata memiliki selera yang berbeda dalam hal gaya. Al Naboodah International menyatakan desain retro dan klasik sepeda Royal Enfield tidak begitu populer di Vietnam.

Kabar ini tentu saja menimbulkan kekhawatiran bagi mereka yang terlanjur membeli sepeda motor asal pabrikan Bollywood itu. Tapi, dengan tegas, perusahaan menyatakan semua garansi, perawatan, dan layanan akan terus berjalan sesuai yang dijanjikan, dan suku cadang akan terus diberikan.

Selain Royal Enfield, Al Naboodah International juga mendistribusikan Triumph dan Harley-Davidson di Vietnam. Mengenai performa keseluruhan sepeda motor yang didistribusikan perusahaan, mereka tidak mengungkapkan angka penjualan selama empat tahun terakhir, dan tetap menjual sepeda motor Triumph dan Harley-Davidson.

Dan, apakah ada harapan bagi Royal Enfield untuk kembali ke Vietnam? Perusahaan masih belum bisa memastikan hal itu.

 

close