Kemendag dan KBRI Canberra Dorong Kerja Sama Perdagangan Bilateral

loading…

CANBERRA – Kementerian Perdagangan RI (Kemendag) bekerja sama dengan KBRI Canberra memfasilitasi kegiatan penandatanganan secara daring Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Dagang antara BUMN PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI/Persero) dengan perusahaan diaspora Indonesia di Australia N Brothers Ltd/Import Station Trading Pty Ltd di KBRI Canberra.

Penandatanganan MoU tersebut dilakukan Direktur Komersial & Pengembangan PT PPI dan Managing Director N Brothers Pty Ltd/ Import Station Pty Ltd, dan disaksikan oleh Duta Besar RI untuk Australia dan Vanuatu, Y Kristiarto S Legowo; Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional (PEN), Kemendag; Dirut PT PPI, DCM KBRI Canberra, Direktur Promosi dan Citra-Kemendag, Atase Perdagangan KBRI Canberra, Kepala ITPC Sydney dan segenap jajaran lainnya.

Kerja sama ini merefleksikan komitmen bersama untuk tetap meningkatkan upaya diplomasi ekonomi dan promosi perdagangan, khususnya di Australia sesuai tuntutan dan perkembangan global, serta sejalan dengan IA-CEPA yang telah berlaku efektif sejak 5 Juli 2020 lalu.

Baca juga: Software Deteksi Emosi AI Dites pada Etnis Uighur di Xinjiang

Kemendag selalu mendukung setiap upaya peningkatan ekspor Indonesia ke Australia melalui fasilitasi berbagai inisiatif kegiatan seperti mendorong kerja sama dagang, business matching, business forum, pelatihan ekspor, dukungan pameran, pendampingan/advokasi, promosi dagang dll bagi dunia usaha Indonesia di pasar Australia.

Baca juga: Bos Hizbullah Lebanon: Serangan ke Yerusalem Berarti Perang Regional

“Peran dan kekuatan diaspora pengusaha Indonesia di Australia sangat penting dalam mendorong upaya peningkatan ekspor produk Indonesia ke negeri kanguru,” ungkap Dirjen PEN Didi Sumedi.

Baca juga: Calon Bos Angkatan Udara AS Janji Setop Produksi Suku Cadang F-35 di Turki

Dia menjelaskan, kondisi hubungan ekonomi Indonesia-Australia yang baik ini tentunya dapat terus ditingkatkan dengan memanfaatkan implementasi IA-CEPA dan berbagai skema fasilitasi dagang lainnya termasuk kegiatan promosi dagang, kerja sama dagang dan kegiatan imbal dagang saling menguntungkan.

Baca Juga:   600 Demonstran Pemilu Ditangkap di Minnesota AS

“Kita juga berharap dapat mendukung upaya peningkatan ekspor produk-produk UKM ke pasar Australia,” papar dia.

Dubes Legowo menekankan, “IA-CEPA tentunya tidak hanya ditujukan untuk memperoleh keuntungan bisnis semata, namun diyakini dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia dan dalam konteks mendorong pemulihan ekonomi di tengah masa pendemi Covid-19.”

Melalui kemitraan tersebut, diyakini bahwa PT PPI yang merupakan BUMN di bidang perdagangan dalam negeri dan internasional, dan telah berdiri sejak 2003 diharapkan dapat lebih memanfaatkan peluang pasar Australia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *