Keluh Kesah I Made Saat Dampingi Sang Anak Sekolah Online

Berita Liga 1 Indonesia : Kesibukan pesepakbola pada masa pandemi covid-19 menjadi lebih beragam. Seperti yang kini dialami oleh I Made Wirawan sejak beberapa bulan lalu, ia disibukkan dengan menemani putranya sekolah online.Wabah yang melanda membuat kegiatan belajar mengajar kini tidak lagi sama seperti biasa. Meminimalisir kontak murid membuat sekolah tidak lagi secara tatap muka. Tapi materi pelajaran diberikan melalui sistem daring.Made pun bercerita mengenai tugas ketika mendampingi anak sekolah online. Dia bahu-membahu bersama istri untuk terus membantu putranya ketika sekolah. Dan ternyata pengalaman itu diakui kiper Persib itu cukup menyulitkan.”Kadang kadang ada lah ikut bantuin juga, kalau misal dia butuh kaya menggambar atau soal-soal yang dia engga ngerti ya bantuin juga. Ketika mami-nya masak, kita yang bantuin, jadi guru sementara ternyata susah juga ya,” ujar penjaga gawang Persib yang bergabung di musim 2013 itu.Kesulitan yang paling dirasakan Made bukan dari pelajaran, melainkan ketika mengatur anaknya. Karena sekolahnya dari rumah, jadi ada kesan bebas dari si anak ketika mendapat materi dari guru. Tugas orang tua adalah membuat anaknya tetap fokus menyerap ilmu yang diberikan.”Bukan mata pelajarannya yang susah tapi mengatur anaknya yang susah. Kadang dia ga mau atau males, ya tahu sendiri kan, kalau sekolahnya di rumah itu mereka jadi bisa lebih bebas,” terang mantan kiper Persiba Balikpapan tersebut.Peran guru menurut Made harus mampu digantikan oleh orang tua selama school from home. Bagaimana anaknya tetap punya rasa segan meski belajar di rumah. Tugas lainnya juga dari orang tua adalah memastikan anaknya tidak jenuh.”Kalau di sekolah, dia lebih takut sama gurunya. Kalau di rumah kan kita harus rayu dia untuk ayo bikin, supaya mau juga (untuk belajar) apalagi bosan juga mungkin engga ada temannya, ga seperti di sekolahan,” lanjut dia.Waktu kiper senior ini untuk mengawasi sang anak langsung memang banyak karena latihan bersama Persib dikurangi. Ia juga mengisi kosongnya kegiatan dengan berlatih mandiri di rumah dan sesekali pergi ke gym selama libur Kamis hingga Minggu.”Pas empat hari libur ini paling gym aja ya kalau engga di rumah, di rumah seperti gym juga ada treadmill ya, hampir sama lah, cuma alatnya kurang lengkap. Nah empat hari ini selalu ada saja saya ke gym, buat latihan lebih berat lah istilahnya,” tukasnya. Artikel Tag: I Made Wirawan, Persib