Iran Kirim Kapal Perang ke Atlantik, Tujuan Masih Misterius

Memuat…

TEHERAN – Stasiun televisi pemerintah Iran melaporkan sebuah kapal perusak dan kapal pendukung negara sekarang kapal di Samudra Atlantik dalam misi langka. Meski begitu, laporan tersebut tidak menyebutkan tujuan akhir dari kapal perang tersebut.

Wakil Panglima militer Iran, Laksamana Habibollah Sayyari mengatakan, kapal perusak produksi dalam negeri Sahad dan kapal intelijen Makran berangkat bulan lalu dari pelabuhan selatan Iran di Bandar Abbas. Dia menggambarkan misi mereka sebagai pelayaran terpanjang dan paling menantang angkatan laut Iran, tanpa menjelaskan lebih lanjut.

TV pemerintah Iran merilis video pendek kapal perusak yang berlayar melalui potongan laut Atlantik yang buas. Video itu kemungkinan diambil dari Makran, sebuah kapal tanker minyak komersial yang dikonversi dengan platform peluncuran seluler untuk helikopter.

“Angkatan Laut sedang meningkatkan kapasitas pelayarannya dan membuktikan daya tahan jangka panjangnya di laut yang tidak menguntungkan dan kondisi cuaca Atlantik yang tidak menguntungkan,” kata Sayyari seperti dikutip dari Associated Press, Jumat (11/6/2021).

Sayyari menambahkan bahwa kapal-kapal perang itu tidak akan singgah di pelabuhan negara mana pun untuk menjalankan misi tersebut.

Gambar dari Maxar Technologies tertanggal 28 April tampak menunjukkan tujuh kapal perang cepat Iran yang biasanya terkait dengan Garda Revolusi berada di dek Makran. Sedangkan gambar satelit dari Planet Labs Inc. menunjukkan bahwa kapal itu meninggalkan pelabuhan di Bandar Abbas beberapa saat setelah 29 April. Tidak segera jelas di mana Makran dan kapal perusak Iran sekarang berada.

Perjalanan dua kapal perang Iran ini terjadi di tengah laporan media Amerika Serikat (AS), pejabat pejabat yang tidak disebutkan namanya, yang mengatakan kapal-kapal itu menuju Venezuela . AP sendiri tidak dapat segera mengkonfirmasi tujuan kapal-kapal tersebut.

Baca Juga:   Lintasan Sejarah 29 Oktober 2020

Adalah Politico yang pertama melaporkan kali pada akhir Mei lalu, mengutip anonim pejabat, bahwa tujuan akhir kapal mungkin Venezuela. Iran mempertahankan hubungan dekat dengan Presiden Venezuela Nicolas Maduro, dan telah mengirimkan bbm dan produk lainnya ke negara itu di tengah kampanye sanksi AS yang menargetkan Caracas yang kekurangan bahan bakar. Venezuela diyakini telah membayar Iran, di bawah sanksi AS sendiri, untuk pengiriman.

Baca juga: Kapal Perang Iran Dilaporkan Menuju Venezuela, AS Keluarkan Peringatan Keras

Kapal cepat di Makran adalah jenis yang digunakan IRGC dalam pertemuan dengan kapal AS di Teluk Persia dan mulut yang sempit, Selat Hormuz. Tidak segera jelas apa rencana Venezuela untuk kapal-kapal itu.

“Jika kapal dikirim, mereka dapat membentuk inti dari kekuatan asimetris dalam angkatan bersenjata Venezuela,” kata Institut Angkatan Laut AS dalam analisis yang diterbitkan sebelumnya.

“Ini dapat menguntungkan untuk mengganggu pengiriman sebagai sarana untuk melawan kekuatan angkatan laut yang. Rute pengiriman dan dari Terusan Panama berada di dekat pantai Venezuela,” sambung analisis itu.

Baca juga: Didekati 13 Kapal Iran, Kapal AS Lepaskan 30 Tembakan Peringatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *