Ditinggal Ibu dan Kakak untuk Salat Magrib, Balita Tewas Tenggelam di Kolam Renang Hotel Kediri

[ad_1]

KEDIRI – Jajaran Kepolisian Sektor Semen, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, menangani kejadian balita yang tenggelam dan meninggal dunia di kolam renang sebuah hotel di Kabupaten Kediri.

Kapolsek Semen AKP Siswandi mengatakan, kejadian itu berawal saat balita itu datang bersama dengan keluarga pada Minggu, 13 Juni malam sekitar jam 18.20 WIB.

“Selanjutnya korban berenang bersama dengan ayah korban sedangkan ibu dan kakaknya pergi ke musala untuk salat magrib,” katanya di Kediri dilansir Antara.

Beberapa saat kemudian, ayah korban pergi mengambil tas yang masih tertinggal di dalam mobil. Setelah mengambil tas, ternyata korban tidak dijumpai lagi.

“Selanjutnya ayah korban mencari ke musala, dikiranya korban menyusul keluarga yang sedang salat, tapi tidak menemukan. Lalu bersama seluruh keluarga dan karyawan hotel mencari di sekitar kolam dan jam 19.20 WIB korban ditemukan di dasar kolam renang dalam keadaan tidak sadarkan diri,” kata dia.

Korban, kata dia, langsung dievakuasi ke rumah sakit di Kota Kediri untuk mendapatkan pertolongan. Setelah beberapa saat pemeriksaan, yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia.

Kapolsek mengatakan sudah meminta keterangan dari keluarga dan karyawan hotel. Dari laporan yang diterimanya, di lokasi kolam renang juga sudah ada papan pengumuman terkait dengan lokasi kolam dan peruntukan usianya.

Namun, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dengan kejadian tersebut. Guna memastikan penyebab kematian korban, keluarga juga meminta adanya visum luar dari tim medis RS Bhayangkara Kediri.

“Dari pihak keluarga menginginkan dilakukan visum luar di RS Bhayangkara Kediri,” kata dia.

Ia juga berharap kejadian ini tidak terulang lagi, terlebih lagi jika ada anak kecil yang berenang dengan harus selalu didampingi orang dewasa. Hal itu mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan.

Baca Juga:   Menhub Sebut Program Pembangunan Pelabuhan Patimban Berjalan Baik

Untuk pemeriksaan lebih lanjut, di area kolam renang tersebut polisi juga memasang garis polisi. Warga yang tidak berkepentingan juga dilarang untuk melintas. 



[ad_2]

Sumber Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *